Langsung ke isi

Panduan · Rafanto

Cara menghitung HPP makanan tanpa menimbang per porsi

HPP (harga pokok per porsi) adalah angka yang menentukan harga jual Anda masuk akal atau tidak. Masalahnya, buku-buku menyuruh menimbang berapa gram cabai untuk satu porsi, dan tidak ada warung yang melakukan itu. Ada cara yang lebih gampang, dan hasilnya tetap jujur.

Pertanyaan yang pas

Cukup tanya: sekali masak jadi berapa porsi?

Tidak ada yang tahu berapa gram cabai di satu porsi sambal. Tapi semua orang tahu sekali ulek pakai apa saja, karena itu yang dibeli di pasar. Semua orang juga tahu jadinya berapa porsi, karena itu yang dijual. Dua hal itu sudah cukup.

Total bahan sekali masakRp 41.600 porsi yang jadi40 HPP per porsiRp 1.040

Rumusnya, HPP per porsi = total harga bahan sekali masak ÷ jumlah porsi yang jadi. Untuk sambal di atas, Rp41.600 ÷ 40 = Rp1.040 per porsi. Tanpa timbangan, dan tanpa menebak-nebak.

Menu gabungan

Kalau menunya gabungan beberapa olahan

Pecel ayam itu gabungan beberapa olahan: sepotong ayam goreng, seporsi sambal, lalapan, dan nasi. Hitung HPP tiap olahan dengan cara yang sama, lalu jumlahkan sesuai isi piringnya.

  1. AyamSatu ekor Rp38.000, dipotong jadi 8 → Rp4.750 per potong (belum termasuk bumbu dan minyak, tambahkan dengan cara yang sama seperti sambal tadi).
  2. Nasi1 kg beras Rp13.000 jadi sekitar 8 porsi → Rp1.625 per porsi.
  3. LalapanRp10.000 untuk kira-kira 20 porsi → Rp500.

Tidak harus teliti sampai ke rupiah. Yang penting jangan ada bahan yang terlewat. Minyak goreng dan gas paling sering lupa dimasukkan, padahal dua-duanya lumayan besar.

Koreksi

Resep tidak pernah pas persis, dan itu wajar

Sekali ulek tidak selalu jadi pas 40 porsi. Kadang 36, kadang 44. Jadi angka HPP tadi memang perkiraan, dan perkiraan yang cukup dekat sudah bisa dipakai untuk menentukan harga jual.

Cara membetulkannya gampang. Sesekali, waktu menghitung stok, bandingkan bahan yang seharusnya terpakai menurut resep dengan yang benar-benar berkurang. Kalau resep bilang 500 g cabai untuk 40 porsi tapi kenyataannya habis 600 g, berarti resepnya yang perlu dibetulkan. Selisih sedikit itu wajar. Kalau selisihnya besar, ada yang bocor, dan lebih baik ketahuan sekarang.

Di Rafanto

Mana yang Anda isi, mana yang dihitung aplikasi

Anda isi bahan sekali masak

Misalnya cabai 500 g, rawit 250 g, gula merah 200 g. Harga bahannya sudah ada dari pembelian yang tercatat, jadi tidak perlu diketik dua kali.

Lalu jadinya berapa porsi

Cukup satu angka. Untuk menu gabungan seperti pecel ayam, tinggal pilih olahannya (ayam, sambal, nasi), nanti aplikasi yang menjumlahkan.

Sisanya Rafanto yang hitung

HPP per porsi keluar sendiri. Tiap porsi terjual, stok bahannya ikut berkurang. Waktu Anda hitung stok, aplikasi kasih tahu kalau resepnya perlu disesuaikan.

Lanjut baca: cara menghitung untung harian

Coba langsung di usaha Anda

Gratis 14 hari pakai paket Restoran. Tanpa kartu kredit. Pasangnya cuma dua menit.